KPR yang Anda Ambil Ternyata Punya Potensi Masalah

Selamat, pengajuan KPR Anda disetujui. Begitu bunyi pesan singkat di handphone Anda pagi ini

Betapa bahagianya Anda, karena cita-cita memiliki rumah sendiri akhirnya tercapai, meski harus dengan cara mencicil ke bank.

Salah satu syarat disetujuinya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tersebut adalah Anda wajib mengambil asuransi jiwa dengan besar nilai santunan meninggal sebesar nilai KPR yang cair.

Ini untuk mengamankan pihak bank dalam pemberian pinjaman. Jika di tengah jalan si penerima pinjaman (debitur) meninggal dunia, maka ada santunan asuransi yang dapat dipakai untuk melunasi sisa hutang KPR.

Sayangnya, asuransi yang diwajibkan hanya menanggung resiko meninggal dunia saja.

Bagaimana jika tidak meninggal tetapi terkena sakit serius seperti stroke, jantung, kanker, gagal ginjal dan lain-lain, apakah kewajiban membayar cicilan KPR-nya masih harus berjalan?

Bagaimana jika Anda sudah tidak punya penghasilan lagi karena di-PHK akibat sakit yang berkepanjangan?

Jika tidak memiliki penghasilan lagi, bagaimana melanjutkan cicilan KPR?

Artinya ada kemungkinan terjadi kredit macet. Ada kemungkinan rumah tersebut disita oleh bank. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula.

Di sinilah KPR Anda menyimpan potensi masalah.

Sekarang ada solusi mudah. Cukup beli asuransi jiwa yang memberi perlindungan tambahan terhadap penyakit kritis.

Produk ini akan memberikan santunan tunai jika peserta terdiagnosa salah satu penyakit/kondisi kritis, dan santunan tunai dapat dipakai untuk sekaligus melunasi sisa hutang KPR.

Jadi rumah bisa langsung lunas. Bagaimana jika hingga KPR lunas, kita tetap sehat-sehat saja?
Tentunya ini yang kita harapkan bukan, tetap sehat hingga akhir hayat, dan kabar gembiranya adalah premi asuransi yang telah dibayarkan selama ini akan kembali ke Anda dalam bentuk nilai tunai.

Mau tahu produk Asuransi Penyakit Kritis Terbaik di Indonesia?
Silahkan masukkan nama dan e-mail Anda melalui kolom di bawah ini, kami akan mengirimkan detailnya langsung ke inbox Anda

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *