Masih Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Perlukah para mahasiswa memiliki asuransi penyakit kritis? 

Seperti yang sudah kita ketahui, penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, bukan hanya orangtua, tetapi anak muda pun dapat terkena penyakit kritis, termasuk para mahasiswa. 

Sebagai mahasiswa, Anda dianggap sebagai kelas tertinggi di dalam dunia pendidikan, dimana Anda sudah diberikan tanggung jawab untuk menentukan jurusan yang Anda inginkan, menentukan jadwal mata kuliah Anda sendiri, dan apakah Anda harus menyelesaikan tugas yang diberikan atau tidak. Tidak ada guru yang akan marah kepada Anda apabila Anda tidak mengerjakan tugas Anda. Oleh karena itu, Anda sebagai mahasiswa harus bertanggung jawab atas diri Anda sendiri.

Begitu pula dalam hal keuangan, memang masih ada beberapa mahasiswa yang masih bergantung kepada orangtua, tetapi ada juga mahasiswa yang sudah bertanggung jawab mencari uang sendiri. Baik masih bergantung ataupun sudah mencari uang sendiri, Anda sebagai mahasiswa sudah bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola keuangan yang sudah Anda peroleh.

Para Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis 02 - Finansialku

Penyakit kritis adalah jenis penyakit yang sangat berbahaya yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu relatif cepat dan dapat menyerang siapa saja. Jenis penyakit ini bukan hanya dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang relatif cepat, tetapi juga membutuhkan biaya pengobatan yang relatif mahal. Banyak orang yang berjuang untuk melawan penyakit kritis dengan menghabiskan hampir seluruh kekayaan mereka.

Kita tidak pernah tahu kapan risiko itu akan datang. Tetapi sebagai mahasiswa, kita masih belum memiliki tanggungan finansial, fokus kita adalah untuk menuntut ilmu dan menyiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Memiliki asuransi penyakit kritis untuk mencegah kerugian finansial, memiliki tujuan untuk membantu finansial orang tua atau keluarga kita jika risiko itu datang.

Asuransi Apa yang Dibutuhkan oleh Mahasiswa

Jika Anda sebagai mahasiswa masih bergantung terhadap orangtua, maka orangtua juga masih memiliki tanggung jawab untuk memutuskan apakah Anda harus memiliki asuransi penyakit kritis atau tidak. Karena ketika risiko penyakit kritis datang, maka finansial orangtualah yang akan sangat terganggu.

Tetapi alangkah baiknya, jika Anda mendapatkan dana yang berasal dari orangtua, dapat Anda kelola dengan baik termasuk diprioritaskan untuk memiliki asuransi penyakit kritis.

Jika Anda sudah dapat mencari penghasilan sendiri, Anda harus mempertimbangkan untuk memiliki asuransi penyakit kritis, untuk melindungi Anda dan keluarga dari kerugian finansial yang dapat terjadi.

Mau tahu produk Asuransi Penyakit Kritis Terbaik di Indonesia?
Silahkan masukkan nama dan e-mail Anda melalui kolom di bawah ini, kami akan mengirimkan detailnya langsung ke inbox Anda

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *